Return to site

Tips Untuk Pemilihan Madu yang Berkualitas

Madu yang beredar di Indonesia umumnya dihasilkan dari tiga jenis lebah; apis dorsata (lebah hutan), apis mellifera (lebah unggul) dan apis cerana (lebah lokal) yang ada di atas atap rumah. Dari segi kualitas, madu hutan (madu organik) berwarna hitam pekat lebih baik daripada madu yang di budidaya. Sayangnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa konsumsi madu budidaya berwarna coklat cerah. Akibatnya, madu hutan dianggap sebagai madu palsu. Banyak orang penasaran untuk membedakan madu asli yang dihasilkan lebah pencari makan di alam bebas dari madu palsu (sirup gula, misalnya).

Bagaimana Cara Anda memilih Madu yang berkualitas ? kitwa lihat penjelasan di bawah ini :

Jika diuji dengan refraktometer

kadar air maxsimal 21 % dengan rasa,warna dan bau yang normal sesuai jenis.Setiap jenis madu yang berkualitas memiliki rasa,warna dan bau yang khas.Jika dipanaskan, maka madu akan berbau gosong, warna menjadi lebih gelap,rasa berubah dan aroma khas madu tersebut akan hilang.Dengan kadar air yang rendah/max 21%, sangat sulit dipalsu tanpa berubah rasa,warna dan bau.

Perhatikan warna madu

Kandungan mangan, besi, sulfur, klorn, potasium, magnesium, dan sodium membuat madu berwarna lebih gelap. Derajat keasaman yang tinggi juga menyebabkan madu berwarna lebih gelap. Aroma madu berwarna gelap juga lebih kuat dibanding yang berwarna terang. Namun warna madu tidak tetap, dan bergantung pada jenis bunga yang digunakan.

Kebersihan madu

Madu yang berkualitas juga bisa dilihat dari isinya, pastikan tidak ada kotoran atau serpihan apapun didalam madu tersebut. Biasanya madu yang dikemas oleh perusahaan preofesional sangat bersih dan proses penyaringan nya pun sangat bersih sehingga benar-benar menghasilkan madu yang berkualitas

cek harga

Melihat Harga madu Karena produksi madu terbatas tak sebanding dengan permintaan, maka madu yang asli umumnya memiliki harga yang cukup mahal. Meskipun harga mahal bukan jaminan juga, tapi jika Anda ditawari madu dengan harga yang murah maka Anda patut curiga. Sebotol madu 500 ml harga idealnya masih diatas Rp.100.000-, dan jika Anda menemukan dengan harga Rp.50.000, sebaiknya Anda waspada, kecuali Anda tahu benar saat mengambilnya dari rumah lebah.

Sebenarnya ada cara lain yang bisa menjadi patokan dan dilakukan oleh semua orang, yaitu dengan madu tetesan air di piring porselen putih. Ketika piring itu diguncang ke kiri dan kanan, kemudian sebelum dicampur dengan madu akan membentuk segi enam atau sarang lebah. Semakin lama itu berlangsung bentuk segi enam, yang berarti semakin baik nutrisi yang terkandung dalam madu alias madu asli. Semakin cepat bentuk segi enam memudar, jelas bahwa campuran madu, karena nutrisi secara substansial berkurang. Cara lain yang bisa dengan mudah dilakukan adalah sama seperti di atas, tetapi piring yang bergoyang kembali dan sebagainya. Cukup didiamkan saja.

Madu yang berkualitas yang memiliki kadar air rendah tidak akan membuat air di piring menjadi keruh. Sementara yang telah dicampur dengan madu atau madu buatan perlahan-lahan akan membuat keruh air.

Setelah anda tahu cara menilai madu yang berkualitas, anda ingin tahu apa saja manfaat dari madu ?? Silahkan kalian lihat artikel di sini

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OKSubscriptions powered by Strikingly